Senin, 27 Oktober 2025
MRRY by Merry Riana Resmi Diluncurkan: Bukan Sekadar Fashion
Sabtu, 25 Oktober 2025
wondr Jakarta Running Festival 2025: #LangkahBersama Membawa Jakarta ke Panggung Dunia
Jumat, 24 Oktober 2025
Sosialisasi Percepatan Aktivasi Rekening Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025
Rabu, 22 Oktober 2025
BRI Kebayoran Baru Berikan Kemudahan Nasabah Menabung Emas
Jakarta - Berinvestasi atau menabung sekarang sudah menjadi salah satu alternatif yang banyak digunakan masyarakat kita sebagai ladang penghasilan tambahan di luar pekerjaan inti sehari-hari. Hal ini dilakukan karena tuntutan kebutuhan yang semakin banyak dan mahal seiring dengan tingkat inflasi yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada dasarnya, konsep menabung mendapatkan keuntungan yang bisa digunakan untuk masa depan keluarga.
Tabungan paling berharga adalah emas, emas perhiasan untuk digunakan dan emas batangan atau emas logam mulia untuk disimpan sebagai tabungan. Makanya, mulai dari sekarang ajarkan keluarga kita menabung emas logam mulia yang berharga untuk masa depan keluarga.
Bentuk-bentuk investasi atau tabungan terbaik saat ini sangat bermacam-macam, bisa berbentuk emas murni Logam Mulia, Property, Saham, dan lain sebagainya. Salah satu instrumen yang marak digunakan masyarakat adalah investasi emas murni atau emas logam mulia. Investasi emas batangan, emas logam mulia atau emas murni dinilai sebagai alternatif ‘penyelamat’ dana masyarakat karena melindungi kekayaan dari inflasi yang dikenal sebagai siluman pencuri kekayaan.
Menurut Yoga Aditia Pratama, pimpinan cabang Bank BRI Kebayoran Baru, "tabungan emas murni atau emas logam mulia membuat para pemilik dana atau nasabah bank BRI Kebayoran Baru bisa menyimpan kekayaannya tanpa kehilangan nilai dari kekayaannya, bahkan bisa mendapat keuntungan yang diperoleh darinya, " ungkap pimpinan cabang BRI Kebayoran Baru kepada awak media.
Yoga Aditia Pratama menambahkan, "Selama ini, emas murni logam mulia dikenal sebagai barang investasi tabungan terbaik yang cukup menguntungkan karena kecenderungannya memiliki harga yang meningkat dari tahun ke tahun. Selisih harga inilah yang dijadikan keuntungan bagi pemilik investasi atau nasabah menabung emas.
Nah, Jika Anda tertarik menabung emas murni logam mulia, sekarang ada solusi pembelian emas murni Logam Mulia dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari 100ribuan saja melalui super apps BRIMO, atau untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi kantor cabang BRI Kebayoran Baru, pungkas Yoga Aditia Pratama kepada awak media dengan penuh antusias.
Selasa, 21 Oktober 2025
Bank BRI Mall Ambassador Berbagi Bingkisan Makanan untuk Warga dan Pengendara Sekitar Kantor
Rabu, 01 Oktober 2025
Deklarasi Pembentukan Institut Jenderal Besar Soeharto
Sejarah mencatat bahwa Jenderal Besar Soeharto berperan besar dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara serta menyelamatkan bangsa Indonesia dari hegemoni ideologi komunisme.Untuk mengenang atas jasanya menyelamatkan Pancasila tersebut maka diadakan deklarasi di Gedung Juang 45, Jl. Menteng Raya No.31, Jakarta Pusat ( 01/10/2025) untuk membentuk lembaga kajian dengan nama INSTITUT JENDERAL BESAR SOEHARTO.
Bahwa presiden Soeharto adalah presiden Republik Indonesia yang tarlibat secara langsung dalam revolusi fisik dan merupakan tokoh utama dalam percepatan Pembangunan ekonomi, teknologi dan industri serta politik internasional. Oleh karena Itu di bawah kepemimpinan presiden Soeharto, negara Indonesia pada akhir dekade 1980-an hingga awal de kade 1990 an memperoleh predikat sebagai Macan Asia Baru (New Asian Tiger) sejajar dengan negara Korea Selatan, Hongkong, Taiwan dan Singapura.
Bahwa pasca berakhirnya kepemimpinan presiden Soeharto dan digantinya UUD 1945 asli dengan UUD 2002, maka predikat negara Indonesia sebagai Macan Asia Baru menjadi sirna, seiring masuknya ideologi liberalisme dan komunisme yang dikemas oleh kekuatan global melalui investasi dan kebudayaan serta teknologi. Pancasila hanya dijadikan jargon oleh penyelenggara negara karena sejatinya kebijakan negara justru mengabaikan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bahwa presiden Soeharto dengan political will-nya telah mengabadikan nama presiden Sukarno sebagai nama bandara setelah 18 tahun masa kepemimpinannya berakhir. Namun nama presiden Soeharto setelah 27 tahun masa kepemimpinannya berakhir, tidak satupun presiden di era reformasi yang memiliki political will: untuk mengabadikan nama presiden Soeharto dilekatkan sebagai nama institusi, gedung, tempat, jalan atau kegiatan dan lain lain. Hal ini sangat mungkin terkait dengan keberadaan kekuatan besar yang menghalanginya.
Bahwa presiden Soeharto sebagai manusia biasa dengan segala kelebihan dan kekurangannya meninggalkan warisan berharga berupa gagasan, kepemimpinan, strategi pembangunan, stabilitas nasional dan wawasan kebangsaan. Untuk mencegah warisan presiden Soeharto tersebut terkubur, warisan tersebut perlu di dokumentasikan dan di kaji secara objektif-ilmiah secara berkelanjutan. Kemudian hasil kajian dimaksud dapat dijadikan referensi pada perumusan kebijakan negara untuk di implementasikan dalam tahapan proses pembangunan.
Bahwa untuk kepentingan generasi masa kini dan mendatang diperlukan ruang kajian akademis yang independen dan terbuka untuk dapat memahami dinamika sejarah nasional termasuk peran presiden Soeharto menyelamatkan Pancasila sebagai dasar negara dari hegomuni ideologi komunisme. Dengan demikian generasi kini dan mendatang dapat mengambil nilai positifnya sehingga mereka dapat diharapkan akan lebih baik dalam penyelenggaraan negara untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
Untuk maksud tersebut kami warga negara Indonesia yang latar belakang, suku, agama dan pilihan politik yang berbeda terpanggil untuk membentuk lembaga kajian yang fokus mempelajari berbagai gagasan presiden Soeharto yang konstruktif terkait dengan persoalan ideologi politik ekonomi sosial budaya pertahanan keamanan. Dalam rangka menghormati jasa presiden Soeharto mengingat nama presiden Soeharto bukan merupakan hak ekslusif milik keluarga atau kelompok tertentu, maka hari ini kami umumkan berdirinya lembaga kajian dengan nama: : “INSTITUT JENDERAL BESAR SOEHARTO”





