INDOFOXT
PORTAL MEDIA
Rabu, 22 April 2026
BRI Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus FC Barcelona di CFD Sudirman
Rabu, 15 April 2026
BRI Cabang Kebayoran Baru Luncurkan Kartu Debit Edisi Khusus Kolaborasi dengan FC Barcelona
Selasa, 14 April 2026
BRI KC Jakarta Rasuna Said Kolaborasi Optimalkan Akusisi Produk Melalui Event Film Gala Premier “Pelangi di Mars” Di Epicentrum XXI – Jakarta Selatan
Kamis, 02 April 2026
Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar. Hal ini ditandai dengan kelancaran arus lalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta meningkatnya pergerakan penumpang di berbagai moda transportasi.
Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 31,19 persen, sementara korban luka berat turun 13,8 persen. Namun demikian, korban luka ringan tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen.
Volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 3.255.002 unit atau meningkat 18,43 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta tercatat sebanyak 2.989.931 unit atau naik 10,79 persen. Dari total proyeksi, sekitar 7,7 persen kendaraan belum keluar Jakarta dan 11,9 persen belum kembali masuk ke ibu kota.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, antara lain pengalihan arus sebanyak 205 kali, contra flow 39 kali, one way lokal 39 kali, serta one way nasional sebanyak dua kali.
Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan di seluruh moda transportasi, yakni terminal naik 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, bandara 6,99 persen, dan pelabuhan 15,51 persen.
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.
“Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, penambahan armada, program mudik gratis, kebijakan work from anywhere (WFA), serta pengaturan lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).
Pengamanan mudik tahun ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.928 personel Polri, 13.788 personel TNI, dan 58.327 personel dari instansi lainnya. Mereka berhasil mengamankan 185.608 objek pengamanan di seluruh Indonesia.
Polri juga memaksimalkan penggunaan teknologi berbasis data real-time melalui command center, didukung oleh ETLE Drone Patrol Presisi, Traffic Accident Analysis (TAA), serta Road Accident Rescue (RAR) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan.
Berbagai inovasi pelayanan publik turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang diikuti oleh 29.009 pemudik dengan dukungan 646 bus, 9 kapal, serta armada lainnya. Selain itu, terdapat layanan seperti tim urai, public address, Motor Senyum di Polda Jabar, valet ride dan SI Polan di Polda Jateng, serta aplikasi Siger di Polda Lampung.
Sentimen masyarakat terhadap pelayanan mudik tahun ini juga didominasi respons positif, baik di media online maupun media sosial. Petugas di lapangan dinilai aktif mengurai kepadatan di titik-titik krusial serta mengedepankan pendekatan humanis dalam membantu para pemudik.
Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.
“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat. Ke depan, Polri akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan berbasis teknologi,” tutupnya.
Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun
Senin, 30 Maret 2026
Lawan ‘Bau Matahari’, Apek, dan Polusi, Royale by SoKlin Perkenalkan Pelembut Pakaian Konsentrat dengan Teknologi UV Serum
Jakarta, 29 Maret 2026 – WINGS Group Indonesia memperkenalkan inovasi terbaru Royale by SoKlin dengan teknologi UV Serum pertama di Indonesia. Inovasi pelembut pakaian konsentrat produksi WINGS Care ini hadir sebagai respons atas tingginya mobilitas masyarakat yang sehari-hari terpapar asap kendaraan, polusi, dan aktif beraktivitas di bawah terik matahari. Melalui teknologi UV Serum, Royale by SoKlin menjadi solusi untuk menjaga pakaian tetap segar dan wangi, sehingga penampilan tetap fresh dan on-point sepanjang hari, bebas dari bau apek, bau matahari, maupun polusi.
Berbicara tentang menjaga penampilan tetap fresh dan on-point di bawah terik matahari, Sheryl Sheinafia, Musisi sekaligus Sports Enthusiast, yang hadir dalam acara “Royale by SoKlin Sun-Day Fest”, menceritakan definisi penampilan versi dirinya.
“Menurutku, penampilan yang fresh dan on-point itu adalah yang bisa membuat kita merasa extremely good, bisa tampil percaya diri, dan bebas bergerak di bawah terik matahari. Karena aktivitasku cukup padat dan dinamis, aku lebih memilih outfit yang bisa mengikuti ritme keseharianku. Pakai pakaian yang nyaman, tetap wangi, nyaman, dan nggak bikin aku harus berpikir lebih soal penampilan. Jadi, selama aku merasa being good dengan pakaian yang aku pakai, energi rasanya juga ikut terangkat. Itu definisi penampilan on-point menurut aku,” ujar Sheryl yang juga aktif berolahraga outdoor dalam kesehariannya.
Selain Sheryl, Mentari De Marelle, Aktris sekaligus Brand Ambassador Royale by SoKlin, turut membagikan cerita tantangan yang sering ia hadapi saat harus tetap terlihat on-point di tengah polusi dan cuaca yang panas.
“Sebagai seorang aktris, tentu tantangan terbesarnya adalah menjaga first impression penampilan. Kami dituntut harus terlihat fresh di berbagai situasi, dari meeting, fitting, sampai shooting. Tapi realitanya, cuaca yang panas dan polusi itu lumayan challenging. Baru keluar sebentar aja, baju bisa terasa kurang nyaman, bau apek, atau nggak se-fresh pas pertama dipakai. Itu pasti bakal ngaruh sama first impression kita ke orang lain, apalagi kalo ketemu sama orang baru. Jadi sekarang aku lebih concern sama bagaimana pakaian aku bisa tetap konsisten segar, nyaman, dan wangi lebih lama, meski terpapar sinar matahari sekalipun.”
Menanggapi kebutuhan Sheryl, Mentari, dan perempuan Indonesia lainnya akan pakaian yang tetap segar dan wangi meski terpapar polusi serta bau matahari, Marketing Manager Fabric Conditioner Category WINGS Group Indonesia, Meliana Sri Rahayu Widodo, mengatakan, “Royale by SoKlin lahir dari komitmen perusahaan kami untuk terus berinovasi menghadirkan produk berkualitas yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Perawatan pakaian itu penting sekali dan harus diperhatikan langkah - langkahnya. Step pertama, pakaian dicuci bersih menggunakan deterjen 2in1. Step kedua, pakaian yang sudah dicuci, harus langsung direndam dengan Royale by SoKlin pelembut pakaian konsentrat. Pakaian jadi wangi dan lembut sepanjang hari karena Royale by SoKlin dengan UV Serum hadir sebagai solusi inovatif yang membantu melindungi pakaian dari partikel penyebab bau yang menempel pada serat kain. Pakaian tetap wangi dan bebas dari bau apek, bau matahari, maupun polusi, sehingga penampilan tetap fresh dan on-point sepanjang hari.”
Dalam acara peluncuran produk yang digelar di Senayan Park Jakarta tersebut, Mentari De Marelle juga menceritakan pengalamannya dalam menggunakan inovasi produk terbaru dari WINGS Care tersebut. “Setelah pakai Royale by SoKlin dengan UV Serum ini, pakaian jadi tetap fresh dan wangi walaupun aku banyak aktivitas di luar, kena matahari, bahkan polusi. Wanginya tahan lama seharian. Favoritku yang varian Sweet Floral, dan itu jujur wanginya aku banget, wangi floral yang fresh gitu. Pakaian dipakai seharian tuh masih nyaman. Teknologi UV Serum ini benar-benar jadi game changer buat aku dan perempuan urban lainnya yang setiap hari mobilitas terpapar matahari dan polusi.”
Royale by SoKlin dengan UV Serum tersedia dalam tiga varian, yaitu Sunny Day, Sweet Floral, dan Lavender Musk. Inovasi baru dari Royale by SoKlin ini bisa didapatkan di jaringan toko kesayangan terdekat dan layanan e-commerce WINGS Official Store dengan harga Rp17.000 untuk kemasan pouch 680ml.
Hadirnya inovasi produk berkualitas tinggi dan ketersediaan produk yang dihadirkan Royale by SoKlin, sejalan dengan komitmen WINGS Group Indonesia dalam menyediakan kebaikan yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat agar tercipta kehidupan yang lebih baik. Life Keeps Getting Better with WINGS.
***
Senin, 16 Maret 2026
Bareskrim Polri menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik perdagangan pangan yang tidak layak konsumsi
Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan pangan terkait peredaran daging domba impor kedaluwarsa di wilayah Tangerang. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Gudang PT Lang-Lang Buana, Jalan Raya Serang No.8, Cibadak, Cikupa, Tangerang, Senin (16/3/2026).
Konferensi pers tersebut dihadiri Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago, Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo K. Heriyatno, Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi, serta Ketua Kelompok Substansi Pengawasan Keamanan Produk Hewan Kementerian Pertanian Drh. Ira Firgorita.
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan penjualan daging domba karkas impor asal Australia yang telah melewati masa kedaluwarsa.
“Informasi awal kami terima dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya rencana penjualan daging domba impor yang telah kedaluwarsa kepada masyarakat. Mengingat saat itu kebutuhan daging meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, informasi tersebut menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresmob Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap aktivitas distribusi daging tersebut. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga unit truk yang membawa daging domba impor kedaluwarsa dengan total berat sekitar 9 ton yang rencananya akan disalurkan kepada para penyalur untuk kemudian dijual ke masyarakat.
“Selain mengamankan tiga unit truk, penyelidik juga melakukan pengembangan dengan melakukan pengamanan di dua lokasi gudang di wilayah Batuceper dan Cikupa, Tangerang. Dari kedua lokasi tersebut kembali ditemukan tambahan barang bukti berupa daging domba impor yang telah melewati masa kedaluwarsa,” jelasnya.
Setelah proses penyelidikan dilakukan, penanganan perkara kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.
Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Setyo K. Heriyatno mengatakan, dalam proses penyidikan penyidik telah memeriksa 10 orang saksi yang terdiri dari penjual, perantara, pembeli, hingga sopir dan kenek yang terlibat dalam proses distribusi daging tersebut.
“Dalam proses penyidikan, kami telah memeriksa 10 orang saksi serta menyita barang bukti berupa daging domba impor asal Australia yang telah kedaluwarsa dengan total berat mencapai 12.913,04 kilogram atau sekitar 12,9 ton yang ditemukan di tiga truk serta di dua gudang penyimpanan di wilayah Tangerang,” ungkap Kombes Pol Setyo K. Heriyatno.
Dari hasil pemeriksaan saksi, keterangan ahli, serta uji laboratorium terhadap sampel daging oleh Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan, diketahui bahwa daging tersebut tidak lagi layak untuk dikonsumsi.
“Hasil uji laboratorium menunjukkan secara organoleptik warna daging sudah tidak normal, aromanya berbau apek dan tengik, serta memiliki tingkat keasaman yang tinggi di atas batas normal. Dengan kondisi tersebut, daging tersebut dinyatakan tidak layak untuk diedarkan maupun dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penyidikan, Bareskrim Polri menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu IY selaku penjual daging, T dan AR sebagai perantara, serta SS sebagai pembeli yang kemudian menjual kembali daging tersebut ke pedagang di pasar.
Menurut penyidik, para tersangka diduga memperdagangkan kembali daging impor yang telah melewati masa kedaluwarsa sejak April 2024 dengan memanfaatkan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat menjelang hari raya keagamaan.
“Para tersangka memperoleh daging tersebut sejak tahun 2022. Sebagian telah terjual, namun sisa yang telah kedaluwarsa kemudian kembali diperjualbelikan kepada pedagang dengan harga sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram,” kata Setyo.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 8 ayat (3) juncto Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp2 miliar.
Bareskrim Polri menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik perdagangan pangan yang tidak layak konsumsi, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional, guna melindungi masyarakat dari potensi bahaya kesehatan akibat produk pangan yang tidak memenuhi standar keamanan
Safari Ramadan di Jateng, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 2045
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam sambutannya di acara Safari Ramadan di Polda Jawa Tengah, pada Senin (16/3). Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, rektor Universitas, tokoh serikat pekerja/buruh, ormas/LSM, mahasiswa dan kelompok ojek online.
Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan persatuan seluruh elemen bangsa menjadi kunci utama untuk tetap bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 di tengah tantangan dan konflik global yang sedang terjadi.
“Ini tentunya menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah dan juga bagi kita semua untuk menghadapi dampak dari eskalasi tersebut,” ujarnya.
Sigit mengatakan saat ini pemerintah terus melakukan pelbagai upaya diplomasi untuk menjaga perdamaian di dunia Internasional.
Di sisi lain, Sigit menyebut pemerintah juga terus menjaga ketersediaan minyak dan sumber energi di tengah eskalasi konflik yang meningkat di wilayah Timur Tengah.
“Supaya kecukupan minyak kita tetap terus terjaga dan alhamdulillah tentunya sampai dengan beberapa bulan ke depan minyak kita akan terus dalam kondisi kecukupan,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Ia meminta agar masyarakat tidak perlu panik hingga membeli BBM secara berlebihan. Ia memastikan stok BBM masih lebih dari cukup khususnya di periode Mudik Lebaran ini.
“Demikian juga stok terkait masalah pangan kita juga cukup. Sehingga harapan kita masyarakat tidak usah panik sehingga malah justru nanti kemudian terjadi panic buying dan itu tentunya akan berdampak kepada kondisi stok yang sebenarnya dalam kondisi semuanya ada,” jelasnya.
Karenanya, Sigit meminta seluruh pihak untuk dapat bersatu dan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Terlebih, kata dia, pemerintah saat ini tengah mendorong kemandirian di bidang pangan, energi hingga peningkatan kualitas SDM dan pengelolaan sumber daya alam.
“Sehingga kita bisa mandiri menghadapi tantangan-tantangan yang ada dan kita bisa menjalankan apa yang menjadi cita-cita kita semua mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tutupnya






