Senin, 31 Agustus 2026

Garmin Gandeng PBESI, Siapkan Teknologi Sports Science untuk Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026

 




Jakarta – Garmin memperkuat dukungannya terhadap perkembangan esports Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI). Kolaborasi ini menghadirkan teknologi sports science untuk mendukung program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Timnas Esports Indonesia menjelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.


Melalui divisi ekosistem Business-to-Business (B2B), Garmin Health, perusahaan menyediakan 50 unit smartwatch Garmin vĂ­voactive 6 sekaligus akses ke dasbor analitik kelas enterprise, Garmin Clipboard.


Teknologi tersebut dirancang untuk membantu tim pelatih memantau kondisi fisiologis atlet secara lebih terukur dan menjadikan data sebagai salah satu dasar dalam menyusun program latihan.


"Kerja sama bersama PBESI jauh melampaui sekadar pengadaan wearable. Ini adalah pembuktian kapabilitas ekosistem enterprise Garmin Health," ujar David Hartono, Business Development Manager Garmin Health Indonesia.


Menurut David, Garmin menghadirkan solusi yang aman, terpusat, dan terukur dengan standar keamanan global untuk mendukung perlindungan privasi atlet.


"Melalui Garmin Clipboard, kami memberikan arsitektur analitik terbaik untuk mendukung federasi olahraga profesional di Indonesia dalam mengambil keputusan strategis berbasis data," katanya.


Pantau Kondisi Fisik dan Mental Atlet

Garmin menilai performa atlet esports tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain di dalam pertandingan. Kondisi fisik, kualitas tidur, tingkat stres, hingga kemampuan pemulihan juga menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa.


Melalui optical sensor Garmin Elevate™ dan teknologi Firstbeat Analytics, perangkat dapat memantau sejumlah metrik fisiologis, termasuk denyut jantung dan Heart Rate Variability (HRV).


Data tersebut diharapkan membantu mengubah pola latihan yang hanya berorientasi pada durasi bermain atau grinding menjadi latihan yang lebih terstruktur dan berbasis data.


Sejumlah fitur kesehatan Garmin seperti Body Battery, Sleep Score, dan Stress Tracking juga digunakan sebagai indikator untuk membantu atlet memahami kondisi energi, kualitas tidur, tingkat stres, dan pemulihan.


Konsep Body Battery bahkan dianalogikan seperti "HP Bar" dalam game. Indikator tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi atlet untuk memahami kapan tubuh berada dalam kondisi siap beraktivitas dan kapan membutuhkan pemulihan.


Rian Krisna, Marcom Manager Garmin Indonesia, mengatakan performa atlet esports juga sangat dipengaruhi kondisi tubuh di luar pertandingan.


"Kami memahami bahwa performa atlet esports tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi saat pertandingan, tetapi juga bagaimana mereka mengelola kondisi tubuh di luar permainan," ujar Rian.


Ia menambahkan, Body Battery, Stress Tracking, Sleep Score, dan berbagai insight kesehatan pada vĂ­voactive 6 dapat membantu atlet memahami pola energi, stres, dan pemulihan sehari-hari.


"Dengan desain yang ringan dan tipis serta daya tahan baterai hingga 11 hari, perangkat ini juga nyaman digunakan secara konsisten sepanjang hari dan saat tidur, sehingga gambaran kondisi tubuh yang diperoleh menjadi semakin utuh," katanya.


Garmin Clipboard Bantu Pelatih Ambil Keputusan

Dukungan Garmin Health tidak hanya mengandalkan perangkat wearable. Infrastruktur perangkat lunak melalui Garmin Clipboard menjadi bagian penting dalam kolaborasi tersebut.


Selama Training Camp, jajaran pelatih PBESI dapat mengakses data para atlet secara terpusat melalui sistem tersebut.


Dengan pendekatan ini, pelatih tidak perlu memeriksa smartwatch setiap atlet satu per satu. Data yang terkumpul dapat digunakan sebagai salah satu referensi untuk melihat kondisi dan tingkat kelelahan tim.


Informasi tersebut kemudian dapat membantu pelatih menentukan kesiapan atlet mengikuti scrimmage maupun memberikan porsi latihan fisik seperti strength training.


Pendekatan berbasis data ini diharapkan dapat membantu tim menyusun program latihan yang lebih efisien sekaligus mengurangi risiko latihan berlebihan yang berpotensi memicu kelelahan dan burnout.


Target Medali Emas Asian Games 2026

Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyambut positif kolaborasi antara PBESI dan Garmin Health.


Menurutnya, persaingan esports di tingkat internasional membutuhkan persiapan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan mekanik di dalam permainan.


"Di level kompetisi global seperti Asian Games, kemampuan mekanik in-game saja tidak cukup. Kita berhadapan dengan margin of error sepersekian detik yang sangat bergantung pada kondisi fisik dan mental atlet," kata Richard.


Ia menilai dukungan teknologi dari Garmin Health dapat membantu menciptakan standarisasi baru dalam persiapan Timnas Esports Indonesia.


"Dengan data yang presisi, kami dapat menyusun program yang paling efisien dengan target yang jelas: meraih medali emas untuk Indonesia di Aichi-Nagoya 2026," ujarnya.


Melalui kerja sama tersebut, Garmin menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan ekosistem esports Indonesia melalui teknologi wearable dan solusi analitik.

Garmin Gandeng PBESI, Siapkan Teknologi Sports Science untuk Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026

Kolaborasi Garmin dan PBESI juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada generasi muda bahwa prestasi di esports tidak hanya membutuhkan kemampuan bermain, tetapi juga kedisiplinan fisik, manajemen stres, serta kualitas tidur dan pemulihan yang baik.

Sabtu, 29 Agustus 2026

KNPI Dukung Prabowo 2029, Haris: Pemuda Jadi Benteng Pemerintahan Sah



 Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama secara resmi mendeklarasikan dukungan penuh untuk mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hingga tahun 2029 dalam perayaan HUT ke-53 KNPI di Jakarta, Sabtu (29/8/2026)


Konsolidasi nasional bertajuk “Dengan Semangat 08, Kita Songsong Indonesia Emas ’45” ini mempertemukan pengurus DPD dari berbagai daerah, mulai dari Papua hingga Maluku Utara. Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menginstruksikan seluruh jajarannya untuk berada di garis terdepan dalam menjaga stabilitas politik nasional.



“Nggak ada yang boleh main-main KNPI dalam konteks isu-isu sekarang ini, isu-isu hoaks yang menginginkan pemakzulan dan lain-lain. Keluar dari KNPI! Saya tegaskan!” ujar Haris Pertama, Ketua Umum DPP KNPI.


Haris memerintahkan pimpinan daerah menjaga muru’ah organisasi dan memperkuat barisan dari tingkat pusat hingga daerah. Langkah ini diambil guna membendung arus disinformasi yang berpotensi memecah belah bangsa.


Di hadapan utusan pemerintah, Juri, Haris menguraikan kebulatan tekad KNPI untuk mengamankan kepemimpinan nasional. Pemuda berkomitmen menjadi benteng pertahanan pemerintahan yang sah tanpa kompromi.



“Kita akan selalu terus mengawal Pak Prabowo sampai 2029. Kalau bisa dua periode,” ujar Haris Pertama.

Jumat, 21 Agustus 2026

BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli "Romanza" di Indonesia

 





PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membuka exclusive presale tiket Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour” melalui tiket.com mulai Jumat (21/8/2026) pukul 13.00 WIB hingga Senin (24/8/2026) pukul 13.00 WIB.

Selama periode tersebut, nasabah BNI dapat memperoleh diskon hingga 20% untuk pembelian tiket menggunakan Kartu Kredit BNI, Kartu Debit BNI, maupun Virtual Account BNI, sesuai kuota serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Pemegang Kartu Kredit BNI juga dapat memanfaatkan fasilitas cicilan hingga 12 bulan untuk pembelian tiket konser tersebut.

Selain melalui tiket.com, BNI menghadirkan area khusus presale Andrea Bocelli di area wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai konser sekaligus mengakses penawaran khusus selama periode presale.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kehadiran Andrea Bocelli di Indonesia menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung salah satu tenor ternama dunia yang karya-karyanya dikenal lintas generasi.

“Bagi BNI, Andrea Bocelli merupakan sosok dengan karakter vokal yang sangat khas dan memiliki karya yang dikenal luas oleh berbagai generasi. Kehadirannya di Indonesia menjadi momentum istimewa, sehingga kami ingin memberikan kemudahan dan penawaran khusus bagi nasabah yang ingin menyaksikan pertunjukan tersebut,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Rangkaian konser di Indonesia merupakan bagian dari perayaan 30 tahun album Romanza, salah satu karya penting dalam perjalanan karier Bocelli di panggung musik dunia.

Pertunjukan di Lumbini Park, Candi Borobudur, pada Sabtu, 31 Oktober 2026, akan menghadirkan Bocelli dengan latar salah satu warisan budaya ikonik Indonesia. Sementara itu, konser di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026 akan dikemas dalam format pertunjukan berskala besar dengan konsep modern.

Menurut Okki, penyelenggaraan konser internasional juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di sejumlah sektor pendukung.

“Konser internasional seperti ini berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner hingga UMKM, sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan acara berskala internasional,” kata Okki.

Dukungan terhadap Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour” menjadi bagian dari upaya BNI menghadirkan kemudahan transaksi dan program yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup nasabah.

BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli "Romanza" di Indonesia


Informasi lengkap mengenai exclusive presale Andrea Bocelli dapat diakses melalui bni.id/tiketandreabocelli.

Rabu, 12 Agustus 2026

Usai Sukses Gelar Turnamen Padel, BRI Kebayoran Baru Kembali Gelar Indonesia Aesthetic Nurse Congress 2026 Bersama The Clinic Beautylosophi




JAKARTA – Setelah sukses menyelenggarakan Rally & Chill Tournament Fixed Mixed Padel pada 8 Agustus 2026, BRI Kebayoran Baru kembali menggelar kegiatan edukatif melalui Indonesia Aesthetic Nurse Congress 2026 pada Minggu, 9 Agustus 2026.


Kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan The Clinic Beautylosophi dan bertempat di Milenium Hotel Jakarta. Kongres ini menjadi wadah bagi tenaga perawat estetika dari berbagai daerah di Indonesia untuk berbagi pengetahuan, memperbarui informasi mengenai tren terbaru, serta meningkatkan kompetensi di bidang kecantikan dan kesehatan estetika.


Selain menghadirkan sesi kongres dan lokakarya, BRI Kebayoran Baru turut membuka stan layanan perbankan. Para peserta dan nasabah dapat melakukan akuisisi BRImo serta mengikuti promo khusus dengan melakukan top up rekening. Peserta berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, seperti perangkat elektronik, tabungan emas, voucher belanja, dan suvenir eksklusif.


Penyelenggaraan Indonesia Aesthetic Nurse Congress 2026 juga menjadi bagian dari upaya BRI Kebayoran Baru dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia tenaga kesehatan estetika di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah edukasi dan membangun jejaring bagi para praktisi estetika serta sarana untuk mendekatkan layanan keuangan digital BRI kepada komunitas profesional di bidang kesehatan.


Pimpinan BRI Kebayoran Baru, Adhitya Andre Ramadhan, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri estetika sekaligus memperkuat sinergi antara BRI dan komunitas profesional.

 Usai Sukses Gelar Turnamen Padel, BRI Kebayoran Baru Kembali Gelar Indonesia Aesthetic Nurse Congress 2026 Bersama The Clinic Beautylosophi

“Kami bangga bisa berkolaborasi dengan The Clinic Beautylosophi dalam IANC 2026. Melalui kegiatan ini, BRI tidak hanya hadir sebagai mitra keuangan, tetapi juga sebagai pendukung pengembangan profesi. Semoga kongres ini membawa manfaat besar bagi seluruh peserta,” ujar Adhitya.


Melalui kegiatan tersebut, BRI Kebayoran Baru menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung berbagai komunitas profesional melalui kegiatan edukatif dan kolaboratif, sekaligus memperkenalkan layanan perbankan digital kepada masyarakat.



BRI Kebayoran Baru Sukses Gelar Rally & Chill Tournament Fixed Mixed Padel Bersama Bounce Social Club

 



JAKARTA – BRI Kebayoran Baru sukses menyelenggarakan Rally & Chill Tournament Fixed Mixed Padel bersama Bounce Social Club pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Turnamen padel ganda campuran tersebut berlangsung meriah dan menjadi ajang silaturahmi serta membangun jejaring bagi nasabah, komunitas padel, dan masyarakat umum.


Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pertandingan padel, tetapi juga diramaikan dengan berbagai hiburan dan aktivitas menarik. Peserta dapat menikmati musik serta berbagai pilihan makanan dan minuman yang tersedia selama acara berlangsung.


Selain itu, BRI Kebayoran Baru turut menghadirkan stan untuk akuisisi BRImo. Peserta juga berkesempatan mengikuti program undian gratis melalui transaksi top up DANA dengan hadiah berupa perangkat elektronik, tabungan emas, voucher belanja, dan suvenir eksklusif.


Pimpinan BRI Kebayoran Baru, Adhitya Andre Ramadhan, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan Bounce Social Club yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh peserta dan Bounce Social Club atas partisipasinya. Semoga lewat olahraga ini, kita bisa terus mempererat hubungan, mengajak gaya hidup sehat, dan memperkenalkan kemudahan layanan digital BRI kepada lebih banyak orang."


Antusiasme peserta turut terlihat melalui unggahan di media sosial yang memperlihatkan keseruan selama turnamen berlangsung. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya BRI Kebayoran Baru untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan nasabah, komunitas, dan masyarakat melalui kegiatan olahraga.


BRI Kebayoran Baru Sukses Gelar Rally & Chill Tournament Fixed Mixed Padel Bersama Bounce Social Club

Minggu, 09 Agustus 2026

KAPOLRI TUTUP E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026, AJAK GENERASI MUDA JADI DUTA KAMTIBMAS DAN AKTIF LAPORKAN GANGGUAN KE 110

 




Jakarta, 9 Agustus 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus mengajak generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tiga Rekor MURI tersebut yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi antusiasme para peserta yang mencapai 35.936 orang dari 34 Polda dan 403 Polres. Menurutnya, perkembangan e-sports saat ini tidak lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi olahraga dengan potensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional. Dan pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar,” ujar Kapolri.

Kapolri berharap kompetisi tersebut terus dikembangkan hingga mampu melahirkan lebih banyak talenta baru. Ia bahkan mendorong agar jumlah peserta pada tahun depan dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat dengan menggelar kompetisi secara rutin di tingkat kewilayahan.

“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini, pertanyaannya: bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” kata Kapolri.

Selain menjadi atlet dan talenta e-sports, Kapolri mengajak para peserta menjadi agen perubahan dan Duta Kamtibmas yang ikut mengajak generasi muda meninggalkan aktivitas kontraproduktif seperti tawuran, balap liar, dan vandalisme, serta mendorong kegiatan positif dan berprestasi.

Kapolri juga menitipkan pesan agar para Duta Kamtibmas ikut mencegah berbagai ancaman di ruang digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Baik untuk kegiatan-kegiatan negatif, apakah itu judi online, apakah itu game-game yang kemudian membahayakan generasi muda, dan juga model-model penipuan. Tolong bantu para Duta Kamtibmas ini untuk menginformasikan kepada teman-temannya yang ini berbahaya. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” tegas Kapolri.

Kapolri mendorong kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, dan platform digital dalam melakukan pencegahan kejahatan siber. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun indikasi kejahatan melalui kanal pengaduan Polri, termasuk layanan 110 dan kanal Patroli Siber.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game hingga Youth Movement. Kapolri menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, sekaligus literasi dan kesadaran keamanan digital generasi muda.

“Dengan melihat pertunjukan-pertunjukan yang ada, bagaimana tadi ditampilkan robotik, kemudian IoT, AI, saya yakin bahwa generasi-generasi kita betul-betul siap untuk mengisi dan menunjukkan bahwa kalian semua mampu untuk mengantarkan Indonesia ini menjadi generasi-generasi terbaik menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Kapolri pada Minggu (9/8/2026) malam.

KAPOLRI TUTUP E-SPORTS KAPOLRI CUP 2026, AJAK GENERASI MUDA JADI DUTA KAMTIBMAS DAN AKTIF LAPORKAN GANGGUAN KE 110

Jumat, 07 Agustus 2026

IPHI Dorong Kampung Haji dan Lima Program Prioritas Demi Kesejahteraan Masyarakat




JAKARTA  – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) bersama Forum Indonesia Emas (Formasi) menggelar pertemuan konsolidasi dan kolaborasi sebagai langkah memperkuat dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


Kegiatan tersebut berlangsung di APK Podomoro Tower Ballroom, Jakarta, Jumat (7/8/2026), dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum IPHI Dr. Ir. H. Erman Suparno, M.B.A., M.Si., Dewan Pembina Formasi Hashim Djojohadikusumo, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Ketua Umum Forum Indonesia Emas (Formasi) Y. Handeja Budhisedjati, serta sejumlah tokoh lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua Umum IPHI Dr. Ir. H. Erman Suparno menegaskan bahwa konsolidasi dan kolaborasi menjadi langkah penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.


"Dalam pertemuan kali ini kita melakukan konsolidasi dan kolaborasi. Karena berbagai persoalan tidak akan selesai tanpa adanya konsolidasi dan kolaborasi yang dilakukan secara teknis," ujar Erman Suparno.


Ia menjelaskan, IPHI akan memfokuskan perhatian pada lima program prioritas yang dinilai memiliki dampak besar bagi masyarakat.


"Pertama adalah ketahanan pangan. Jangan bicara ketahanan pangan kalau tidak dikerjakan secara serius. Kedua pendidikan, ketiga kesehatan, keempat penguatan UMKM atau ekonomi kerakyatan, dan kelima adalah memperkuat persatuan masyarakat," katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Erman Suparno juga menyinggung gagasan pembangunan Kampung Haji yang dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji Indonesia.


Menurutnya, Indonesia setiap tahun memberangkatkan sekitar 220 ribu jemaah haji. Karena itu, diperlukan pusat pelayanan terpadu agar seluruh kebutuhan calon jemaah dapat dipenuhi secara lebih baik.


"Kampung Haji merupakan gagasan yang sangat baik. Dengan jumlah sekitar 220 ribu jemaah haji setiap tahun, pelayanan akan lebih maksimal apabila dipusatkan dalam satu kawasan. Di sana nantinya tersedia berbagai layanan, seperti pemeriksaan kesehatan (medical check-up) gratis, pelayanan gizi, hingga fasilitas pendukung lainnya bagi calon jemaah haji," jelasnya.


Ia berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan haji di Indonesia.


Selain itu, Erman Suparno menegaskan bahwa setelah terjalinnya nota kesepahaman (MoU), IPHI akan langsung mengimplementasikan berbagai program prioritas, khususnya di sektor ketahanan pangan.


Program tersebut mencakup pengembangan pertanian, perikanan, tanaman pangan, perkebunan buah-buahan, hingga komoditas jagung yang dinilai memiliki potensi besar di berbagai daerah.


"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Di Pulau Jawa saja masih banyak lahan dan sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Umum Forum Indonesia Emas (Formasi), Y. Handeja Budhisedjati, menyampaikan bahwa sinergi antara Formasi dan IPHI diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah menuju Indonesia Emas.


Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kerja sama antara organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen bangsa dalam mengawal pelaksanaan program strategis pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya di bidang ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.