Sabtu, 07 Maret 2026

Fadli Zon Tekankan Kedaulatan Hak Cipta Komposer di Kongres AKSI 2026

 





 Jakarta – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya perlindungan hak eksklusif pencipta lagu dalam Kongres Nasional Komposer Seluruh Indonesia 2026 yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).


Kongres yang diselenggarakan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) tersebut menghasilkan Piagam Resolusi Nasional Komposer 2026. Dokumen itu menegaskan kedaulatan pencipta atas karya cipta mereka sekaligus menjadi pedoman moral dalam pembaruan tata kelola musik nasional.



Dalam sambutannya, Fadli menekankan bahwa karya cipta merupakan hak privat yang melekat pada penciptanya dan tidak dapat direduksi oleh regulasi apa pun. Ia menyebut, pencipta memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang dapat menyanyikan, memanfaatkan, hingga mengomersialkan lagunya


“Melalui kongres ini sudah sangat jelas bahwa kita memiliki hak atas karya yang kita ciptakan,” ujarnya.



Menurut Fadli, tuntutan komposer agar hak eksklusif mereka dihormati adalah hal yang wajar. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya dialog dan musyawarah antar pemangku kepentingan guna membangun solusi yang adil dalam ekosistem musik nasional.


Tiga Poin Resolusi

Piagam Resolusi Nasional Komposer 2026 memuat tiga poin utama.


Pertama, deklarasi kedaulatan pencipta yang menegaskan hak eksklusif sebagai kedaulatan pribadi atas ciptaan.


Kedua, pengembalian mandat Undang-Undang Hak Cipta, yang menegaskan bahwa kewenangan lembaga manajemen kolektif, termasuk LMKN, bersumber dan dibatasi oleh undang-undang, serta tidak boleh menghapus atau mengambil alih hak eksklusif pencipta.


Ketiga, pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) khusus bidang pertunjukan musik. Dalam skema ini, setiap pemanfaatan komersial karya pada pertunjukan publik wajib didasarkan pada izin langsung dari pencipta atau lisensi melalui LMK yang memperoleh mandat tegas dari pencipta. LMK ditegaskan hanya sebagai perpanjangan tangan mandat, bukan pemegang hak.





Kongres turut dihadiri sejumlah musisi, antara lain Indra Lesmana, Fariz RM, Ahmad Dhani, Piyu, serta Mulan Jameela.


Royalti Bukan Belas Kasihan

Ketua Umum AKSI, Satriyo Yudi Wahono, menegaskan bahwa perjuangan organisasinya bukan bentuk pembangkangan terhadap undang-undang, melainkan upaya menyeimbangkan tata kelola industri musik. Menurut dia, lisensi dan royalti merupakan hak konstitusional pencipta lagu.


“Royalti bukan belas kasihan. Itu hak pencipta. Penggunaan lagu tanpa izin jelas melanggar hukum,” ungkapnya.


Ia menyebut kongres ini sebagai momentum konsolidasi nasional untuk memperjuangkan hak royalti yang adil, khususnya terkait performing rights dalam pertunjukan langsung.


Sementara itu, Ahmad Dhani selaku Ketua Pembina AKSI menyatakan bahwa perjuangan hak komposer adalah prinsip yang tidak dapat ditawar. Ia mengakui adanya perbedaan pandangan di kalangan pencipta lagu terkait mekanisme izin konser, tetapi bagi banyak komposer, terutama generasi senior, izin tetap menjadi prinsip mendasar yang harus dihormati.



Fadli menambahkan, negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memajukan kebudayaan nasional sebagaimana amanat Pasal 32 UUD 1945. Ia memastikan Kementerian Kebudayaan akan memberikan masukan dalam proses revisi regulasi guna menghadirkan sistem yang lebih adil bagi seluruh pelaku industri, mulai dari pencipta lagu, penyanyi, produser, label, hingga promotor konser.


Kongres Nasional Komposer Seluruh Indonesia 2026 diharapkan menjadi titik temu berbagai kepentingan dalam membangun ekosistem musik yang lebih sehat, transparan, dan berkeadilan. Resolusi tersebut ditetapkan di Jakarta pada 4 Maret 2026 dan ditandatangani Menteri Kebudayaan bersama Ketua AKSI sebagai representasi kehendak para pencipta lagu Indonesia.

Jumat, 06 Maret 2026

Aksi Peringatan Hari Perempuan Internasional Berpotensi Disusupi Kelompok Anarko, Aktivis Imbau Massa Tetap Tertib

 



*Jakarta* - Menjelang aksi unjuk rasa memperingati Hari Perempuan Internasional  yang ke 70 pada 8 Maret 2026, berbagai elemen masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk turun ke jalan. 


Aksi ini rencananya akan melibatkan kelompok masyarakat sipil dan buruh, Namun, muncul kekhawatiran bahwa demonstrasi tersebut dapat disusupi kelompok anarko, yang dikenal sering memicu tindakan destruktif.


Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pada 25 dan 28 Agustus 2025, aksi massa di depan Gedung DPR RI sempat ricuh setelah diduga dimanfaatkan oleh kelompok anarko. Dalam peristiwa itu, sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan akibat tindakan anarkis.


Aktivis pemerhati pergerakan kemompok masyarakat sipil Jakarta, B Ams, mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama demonstrasi berlangsung. 


Ia menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak warga negara yang dijamin undang-undang, namun tetap harus dijalankan dengan mematuhi aturan yang berlaku.


“Pemerintah memberi ruang untuk menyampaikan pendapat di muka umum, tapi jangan sampai aksi damai berubah menjadi kerusuhan karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil harus waspada terhadap potensi penyusupan, terutama dari kelompok anarko,” ujar B Ams di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

Jakarta With Love Santuni 600 Anak Yatim di Senayan City, charity Ramadhan agenda tahunan Nikmat nya ramadhan indah nya berbagi

 




Jakarta, 4 Maret 2026 - Bulan suci Ramadan kembali menjadi momentum untuk memperbanyak amal dan mempererat kepedulian sosial. Dalam semangat berbagi tersebut, komunitas Jakarta With Love (JWL) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada 600 anak yatim dan dhuafa di Senayan City, Rabu (4/3/2026).


Acara yang berlangsung hangat dan penuh kebahagiaan itu dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari artis, pengusaha, hingga ibu rumah tangga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut istri Menteri UMKM, Agustina Hastarini, Ayu Heni Rosan, Dewi Motik, serta sejumlah tokoh dan anggota komunitas JWL.


Founder sekaligus Ketua Umum JWL, Rosa Silvana yang akrab disapa Chacha Rosa, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, Jakarta With Love kembali menyelenggarakan acara ini berkat kerja sama dan teamwork yang solid sehingga dapat berjalan dengan baik,” ujar Chacha Rosa.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama dan santunan ini sepenuhnya digalang dari sumbangan para anggota dan donatur tetap JWL. Total dana yang berhasil dihimpun untuk program Ramadan tahun ini mencapai Rp824 juta.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang tidak pernah lelah memberikan dukungan dan kontribusi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi ladang pahala dan membawa manfaat besar bagi anak-anak,” tuturnya.


Sebanyak 12 yayasan panti asuhan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain menikmati hidangan berbuka puasa bersama, anak-anak juga menerima bingkisan serta santunan. Acara diisi dengan doa bersama dan rangkaian kegiatan yang menghadirkan keceriaan bagi para peserta.


Chacha Rosa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Jakarta With Love dari berbagai wilayah yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini.


“Kami juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan acara ini masih terdapat kekurangan. Semoga santunan dan sedekah yang diberikan dapat benar-benar terealisasi dengan baik dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa,” ungkapnya.


Kegiatan ini menjadi simbol nyata kepedulian sosial sekaligus wujud semangat berbagi di bulan yang penuh ampunan dan keberkahan. Mengusung tema “Indahnya Ramadan, Nikmatnya Berbagi”, Jakarta With Love berkomitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang memberi dampak positif serta mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Jumat, 20 Februari 2026

Central Park Mall merayakan Tahun Baru Imlek 2577 dengan malam puncak yang meriah dan donasi Rp147 juta untuk korban bencana di Aceh.



 Central Park Mall benar-benar meriahkan Tahun Baru Imlek 2577 dengan acara yang spektakuler dan penuh makna! Mereka mengadakan malam puncak perayaan yang dihadiri jajaran direksi CPM Assets Indonesia, dan Center Director Central Park Mall, Pauline Filiani, menekankan bahwa perayaan ini bukan hanya seremoni tahunan, tapi juga wujud kepedulian terhadap sesama.


Acara ini juga menampilkan donasi Rp147 juta untuk korban bencana di Aceh, yang terkumpul dari kolaborasi dengan komunitas dan mitra, termasuk (tautan tidak tersedia) Dana ini disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Lintang, Aceh Tamiang.


Malam puncak semakin semarak dengan pertunjukan Spectacular Fireworks di Tribeca Park, simbol harapan baru di Tahun Kuda Api. Kembang api ini menjadi doa agar tahun ini membawa kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia ¹.


Pauline Filiani mengucapkan terima kasih atas dukungan dari media partner, tenant, dan pengunjung setia, dan mengajak semua untuk menantikan perayaan selanjutnya! 

Mengawali Tahun Baru Imlek 2577 yang merupakan Tahun Kuda Api, Central Park Mall menggelar malam puncak perayaan yang meriah sekaligus sarat makna berbagi, Selasa (17/2) malam.


Acara tersebut dihadiri jajaran direksi CPM Assets Indonesia, di antaranya President Director CPM Assets Indonesia Yamashita Masato, Vice President Ueda Yuji, Executive Officer and Senior General Manager Overseas Development Division Hansel Properties Corporation sekaligus Director CPM Assets Indonesia Kuramoto Kazuhiro, Director Shigematsu Hikaru, Director Nakajima Takunari, serta manajemen Central Park Mall.


Dalam sambutannya, Center Director Central Park Mall Pauline Filiani menegaskan bahwa perayaan Imlek tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap sesama.


Donasi Rp147 Juta untuk Korban Bencana di Aceh

Sejalan dengan semangat Tahun Kuda Api yang melambangkan energi dan keberanian, Central Park Mall berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan mitra, termasuk BenihBaik.com, untuk menggalang dana kemanusiaan.


Dari hasil kolaborasi tersebut, terkumpul dana sebesar Rp147.294.000. Dana ini telah disalurkan pada 9–10 Februari 2026 kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Lintang, Aceh Tamiang, Sumatera.


Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok serta perbaikan dan penyediaan sarana air bersih. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis di atas panggung sebagai bentuk apresiasi atas dukungan para pengunjung Central Park Mall yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.


Spectacular Fireworks di Tribeca Park

Malam puncak perayaan semakin semarak dengan pertunjukan Spectacular Fireworks di area Tribeca Park. Kembang api yang menghiasi langit malam menjadi simbol harapan baru di Tahun Kuda Api, dengan doa agar tahun ini membawa kesehatan, kesejahteraan, keberkahan rezeki, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.


“Kami mewakili manajemen Central Park Mall mengucapkan Happy Lunar New Year. Terima kasih atas dukungan dari media partner, para tenant, dan seluruh pengunjung setia. Sampai jumpa di perayaan selanjutnya,” ujar Pauline.


Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama jajaran direksi sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya program donasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.


Sebagai informasi, Central Park Mall merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta yang konsisten menghadirkan berbagai acara spektakuler sekaligus aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial di Indonesia.

Kamis, 19 Februari 2026

Masih Sempatkah Mengucap Maaf?” Momen Isak Tangis Warnai Gala Premiere Titip Bunda di Surga-Mu




 Masih Sempatkah Mengucap Maaf?” Momen Isak Tangis Warnai Gala Premiere Titip Bunda di Surga-Mu


Jakarta, 12 Februari 2026 – RRK Pictures bersama Spectrum Film dan Festival Pictures telah menggelar Gala Premiere dan Press Conference film Titip Bunda di Surga-Mu pada 12 Februari 2025 di CGV Grand Indonesia. Acara ini menjadi momen perdana film drama keluarga tersebut dipertontonkan kepada publik, sekaligus menandai sambutan hangat yang penuh emosi dari para penonton.

Gala premiere ini dihadiri oleh produser Dono Indarto, sutradara Hanny R. Saputra, serta jajaran pemain film Titip Bunda di Surga-Mu, antara lain Kevin Julio, Abun Sungkar, Meriam Bellina, Ikang Fawzi, Natalie Zenn, Arfan Afif, Chiki Fawzi, Asri Welas, dan Zora Vidyanata, yang juga bertindak sebagai penulis skenario.

Seusai pemutaran film, suasana haru menyelimuti studio. Banyak penonton tampak menitikkan air mata, terlarut dalam kisah keluarga yang disajikan dengan jujur dan dekat dengan realitas kehidupan. Cerita tentang hubungan orang tua dan anak, penyesalan, serta cinta yang kerap terlambat diungkapkan, berhasil menyentuh emosi penonton. Akting Meriam Bellina sebagai Ibu Mozza pun menuai apresiasi besar karena dinilai mampu menghadirkan sosok ibu yang hangat, kuat, dan mengharukan.

Berbicara tentang perannya, Meriam Bellina mengungkapkan makna mendalam dari karakter yang ia perankan. “Peran Ibu Mozza ini sangat penting bagi saya. Dari film ini kita belajar banyak, bukan cuma bagi anak untuk lebih menghargai rasa sayang orang tua, namun juga bagi orang tua untuk semakin berusaha mengerti anak-anaknya, tak hanya mengerti juga saling memaafkan dan menerima,” ujar Meriam.

Kehangatan juga terasa dari kebersamaan para pemain yang terbangun selama proses syuting. Kevin Julio membagikan pengalamannya tentang dinamika di balik layar. “Walaupun di film ini keluarga kita banyak berantem, justru itu yang bikin kita di set terasa seperti keluarga beneran. Sampai sekarang kalau ketemu masih sering bercanda, saling usil, dan rasanya sudah dekat banget,” ungkap Kevin.

Antusiasme dan respons emosional penonton di gala premiere ini menegaskan Titip Bunda di Surga-Mu sebagai film keluarga yang relevan dan menyentuh, khususnya untuk ditonton bersama orang-orang terdekat menjelang bulan puasa dan Lebaran.

Turut meramaikan gala premiere, pengisi OST Nabila Maharani juga membawakan lagu “Titip Bunda di Surga-Mu” untuk para penonton yang menghadiri malam penuh emosi ini. Tak hanya itu, beberapa ibu terpilih yang menghadiri gala premiere juga diberikan mawar putih sebagai bentuk apresiasi dan simbol rasa cinta kepada sosok ibu.

Titip Bunda di Surga-Mu mengisahkan tentang Ibu Mozza (Meriam Bellina), seorang ibu yang menjadi pilar kekuatan bagi anak-anaknya di tengah badai konflik yang menguji keutuhan keluarga. Di balik senyum hangat dan ketegarannya, tersimpan luka yang tak pernah ia keluhkan, sementara anak-anaknya terjebak dalam ego dan kesibukan masing-masing.

Ketika sebuah rahasia besar terungkap dan waktu perlahan mulai habis, penyesalan mulai merayap. Akankah cinta dan maaf sempat terucap sebelum jarak abadi memisahkan mereka? Ini adalah sebuah kisah tentang bagaimana kita sering kali lupa bahwa orang tua tidak selamanya ada, dan betapa berharganya setiap detik yang masih tersisa.

Membawa Kehangatan Keluarga ke Sekolah

Dalam rangkaian kegiatan promotional, film Titip Bunda di Surga-Mu juga telah mengunjungi SMA Negeri 75 Jakarta pada 11 Februari 2026 dalam program “Up Close & Personal”. Acara ini membawa Natalie Zen, Chiki Fawzi, dan Abun Sungkar untuk bertemu langsung dengan para murid dalam sesi talkshow dan meet & greet.

Tak hanya itu, hadir juga games seru serta kompetisi bernyanyi lagu OST “Titip Bunda di Surga-Mu” dengan banyak hadiah menarik yang diberikan kepada siswa-siswi beruntung.

Nonton dan Saksikan “Impact”nya Duluan di Special Screening!

Bagi penonton yang penasaran, Titip Bunda di Surga-Mu akan mengadakan special screening di tujuh kota besar di Indonesia sebelum penayangan resminya di bioskop Indonesia pada 26 Februari 2026.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan aktivitas film Titip Bunda di Surga-Mu dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @titipbundadisurgamu dan @rrk.picture.


***

CONTACT:

Instagram : @titipbundadisurgamu

   @rrk.pictures

GOODWORK - PUBLISIS ‘TITIP BUNDA DI SURGA-MU’

Email : publicist.goodwork@gmail.com 














Rabu, 11 Februari 2026

Frontliner BRI BO Mall Ambasador Tunjukkan Kepedulian dengan Mendampingi Nasabah Lansia

  




Frontliner BRI BO Mall Ambasador Tunjukkan Kepedulian dengan Mendampingi Nasabah Lansia


Jakarta — Komitmen terhadap pelayanan prima kembali ditunjukkan oleh salah satu frontliner BRI Branch Office Mall Ambasador yang dengan sigap dan penuh empati membantu seorang nasabah lanjut usia dalam melakukan transaksi perbankan.

Dalam suasana layanan yang nyaman dan tertib, petugas tersebut terlihat mendampingi nasabah lansia yang menggunakan alat bantu jalan. Ia memberikan penjelasan secara perlahan dan jelas terkait proses transaksi melalui perangkat digital. Pendampingan dilakukan dengan penuh kesabaran guna memastikan setiap tahapan transaksi dapat dipahami dengan baik oleh nasabah.

Tindakan tersebut mencerminkan komitmen BRI BO Mall Ambasador dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan akurat, tetapi juga humanis. Perhatian khusus kepada nasabah lanjut usia menjadi bukti nyata bahwa BRI menempatkan kenyamanan serta kebutuhan nasabah sebagai prioritas utama.

Melalui pelayanan yang berlandaskan salah satu nilai “Brilian Way”, yakni *Customer Focus*, BRI terus berupaya menciptakan pengalaman perbankan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah sederhana namun penuh makna ini menjadi gambaran bahwa pelayanan terbaik selalu berawal dari kepedulian terhadap sesama.

Selasa, 10 Februari 2026

Sentuhan Personal di Tengah Kota, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pensiunan

  




Sentuhan Personal di Tengah Kota, BRI Kanca Cimanggis Permudah Layanan bagi Nasabah Pensiunan


Upaya menghadirkan layanan keuangan yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat terutama untuk para pensiunan kembali terlihat di BRI kanca Cimanggis.

Seperti terlihat pada Senin (9/2/2026), petugas teller BRI kanca Cimanggis, Ainaya Lana Arista H melayani nasabah pensiunan dengan memberikan pendampingan administrasi di dalam kendaraan yang terparkir.

Dalam foto yang diterima, petugas teller BRI Kanca Cimanggis tersebut tampak membantu proses pengisian dan verifikasi dokumen tanpa mengharuskan nasabah turun dari mobil.

Layanan jemput bola semacam ini dinilai mempermudah para nasabah dalam hal ini pensiunan ketika mengakses layanan keuangan. Selain mempertimbangkan faktor kenyamanan, pendekatan tersebut juga dinilai lebih efisien di tengah mobilitas masyarakat perkotaan yang padat.

Transformasi layanan perbankan dalam beberapa tahun terakhir memang bergerak ke arah yang lebih adaptif. Tidak hanya mengandalkan digitalisasi, tetapi juga sentuhan personal bagi nasabah yang membutuhkan pendampingan langsung.

Bagi para pensiunan, pelayanan sederhana yang diberikan dengan empati dapat menghadirkan rasa dihargai. Di tengah tuntutan pelayanan cepat dan ramah, kehadiran petugas yang bersedia mendatangi atau menyesuaikan layanan dengan kondisi nasabah menjadi cerminan komitmen inklusi keuangan.

BRI Kanca Cimanggis memang mengembangkan strategi layanan inklusif, termasuk menghadirkan petugas teller untuk membantu pembukaan rekening, pembaruan data, hingga transaksi tertentu.

Skema ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelayanan yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.